Beranda > Bekal Perjalanan > Tidak menyukai Caci Maki

Tidak menyukai Caci Maki

7 Juni 2009

Larangan Mencaci Maki

Pada perang Shiffin, Imam Ali bin Abi Thalib, ra . Mendengar bahwa sebagian  sahabatnya mencaci-maki para pendukung Muawiyah. Imam Ali menasihati agar mereka tidak memaki lawan . Hujr bin ady dan Amru bin Humq tidak bisa menerima larangan itu dan bertanya kepada beliau.

” Bukankah kita berada diatas jalan yang benar?”

Imam Ali membenarkan, mereka bertanya lagi.

“Bukankah Muawiyah dan para pengikutnya itu sesat dan batil?” Imam Ali kembali membenarkan.

mereka bertanya lagi:

“Lalu mengapa anda melarang kami memaki mereka?’

Imam ali memberikan alasan bahwa ia tidak senang kalau para pengikutnya mencaci maki lawan. bagi beliau, lebih baik dan lebih islami apabila para pengikutnya hanya mengungkapkan perbuatan-perbuatan buruk lawannya.

“Ketimbang mencaci maki, sebaiknya kalian berdoa: ‘ Ya Allah ya Tuhan kami! Jagalah darah kami dan mereka dan wujudkan perdamaian antara kami dengan mereka,serta selamatkan mereka dari kesesatan, agar jelas kebenaran dimata orang jahil’cara ini lebih baik dan Selamat”

Sumber Nahjl Balagah. Khotbah 197

Kategori:Bekal Perjalanan
%d blogger menyukai ini: